Belajar membuatku terus menerus membentuk ulang cara ku melihat dunia. Setiap ide baru menantang asumsi yang pernah ku pegang dan mengatur ulang pemahaman tentang realitas. Belajar menurutku bukan hanya mengumpulkan pengetahuan, tetapi tentang membuka pintu yang bahkan tidak aku ketahui keberadaannya.
Di setiap pemahaman, dunia baru terbuka, di mana pola menjadi terlihat, makna menjadi semakin dalam, dan perspektif berlipat ganda. Apa yang dulunya terasa kaku menunjukan kelenturannya dan apa yang tampak asing perlahan menjadi akrab. Dunia menjadi lebih kaya, bukan karena dunia berubah, tetapi karena aku berubah.
Belajar berarti terlibat dalam dialog tanpa akhir dengan dunia. Setiap pertanyaan membuka perspektif lain, setiap jawaban menciptakan pertanyaan yang lebih dalam. Dan dalam prsoes penemuan yang terus berlanjut ini, aku tidak hanya menemukan pemahaman, tapi juga rasa kagum yang tak pernah usang.
